Langsung ke konten utama

Jabatan Eselon 2 Pemprov Lowong. Ardiningsih : Jabatan Lowong Belum Tentu Dilelang

Samarinda,infosatu.co – Selain 8 posisi di level eselon 2 yang bakal kosong tahun ini, sedikitnya akan ada 100 jabatan lowong di tingkat eselon 3 dan 4. Penyebabnya pensiun dan meninggal dunia.
Informasi ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim Hj Ardiningsih kepada awak media, Selasa (4/3/2019) di Kantor Gubernur Kaltim di Jalan Gajah Mada Samarinda.

Ardiningsih menerangkan jabatan ASN yang akan mengalami kekosongan itu mulai level kepala dinas (jabatan pimpinan tinggi), jabatan administratur dan jabatan fungsional lainnya.
“Secara global totalnya sampai dengan Maret, ada 100 posisi kosong. Semua jenjang eselon 2, 3, 4. Ada yang meninggal atau pensiun,” kata Ardiningsih.
Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh infosatu.co, perempuan yang akrab disapa Ibu Ning ini menjelaskan jabatan di tingkat eselon 2 yang kosong adalah Biro Humas, Biro Pemerintahan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup dan Wakil Direktur (Wadir) RSU Abdul Wahab Sjahranie.

Dirinya menilai, meski posisi tersebut kosong secara definitif secara teknis posisi itu terisi oleh pejabat pelaksana teknis (Plt). Ada yang diambil dari pejabat dari lingkungan instansi tersebut atau juga diambilkan dari pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim seperti para Asisten.
“Yang dari Asiten seperti Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu pltnya Pak Sabani yang juga Plh Asisten I. Lalu ada Kepala Dinas Pariwisata pltnya Pak Ichwansyah Asisten Ekonomi dan Administrasi Pembangunan.” beber Ardiningsih.
Dia memastikan kosongnya jabatan di tingkat eselon dua tidak akan mengganggu semua kegiatan pelayanan dan pemerintahan di Benua Etam. Pihaknya juga tengah mempersiapkan mekanisme penjaringan melalui seleksi terbuka atau lelang, maupun opsi mutasi atau rotasi guna pemenuhan jabatan tersebut.
“Kalau untuk assesment kami akan siapkan, karena ada beberapa pejabat yang eselonnya sudah mencukupi, tapi assesmentnya perlu diperbaharui. Karena menurut aturan assesment itu hanya berlaku dua tahun. Jadi perlu di perbaharui,” ungkapnya.
Dijelaskan lebih jauh oleh Ardiningsih, mekanisme lelang tidak selamanya harus dilakukan pada posisi yang lowong. Bisa saja, dilakukan rotasi dengan memindahkan satu kepala organisasi perangkat daerah (OPD) ke OPD yang kosong. Lalu posisi yang ditinggalkan akan dilelang.
“Tidak harus jabatan kosong langsung dilelang, bisa saja rotasi dulu. Harus dibicarakan dengan gubernur dan wagub. Kalau seleksi terbuka atau lelang akan diumumkan 15 hari kerja. Belum ada yang tanya biasanya malu-malu. Belum ada tenggat waktu dari gubernur, sesuai aturan saja.” ungkapnya. (*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bupati Mahulu Jadi Irup Pembukaan TMMD ke-104 Di Long Melaham

SAMARINDA -TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 tahun 2019 secara resmi dibuka secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, termasuk 4 daerah di wilayah Kodam VI/Mulawarman yaitu Kodim 0912/Kutai Barat (Kubar), Kodim 0913/ Penajam Paser Utara (PPU), Kodim 1008/ Tanjung, Kalsel (Tjg) dan Kodim 1009/ Pelaihari, Kalsel (Plh). Sedangkan untuk Pembukaan secara resmi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 Wilayah Perbatasan Tahun 2019 Kodim 0912/Kutai Barat di Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), berlangsung pada Selasa (26/2/2019), bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh SH di Lapangan SDN 006 Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun Kab. Mahakam Ulu Provinsi Kaltim. Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh SH, dalam amanatnya mengatakan “Pada prinsipnya TMMD tahun ini di percayakan kepada Kodim 0912/Kubar yang mana sebagai hubungan kerja sama antara TNI AD dan Pemerintah Daerah Kab.Mah...
SAMARINDA -Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi membuka loka karya tentang hasil survei sekolah inklusi yang digelar oleh Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kaltim. Hadi Mulyadi mengatakan Pemprov Kaltim sangat mendukung program PPDI Kaltim dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) khususnya para penyandang disabitas. "Dalam visi dan misi Kaltim Berdaulat, penyandang disabilitas ditempatkan pada misi yang pertama, yakni berdaulat dalam pembangunan SDM yang berakhlak mulia dan berdaya saing," kata Hadi Mulyadi di hadapan peserta loka karya tentang hasil survei sekolah inklusi yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (23/2/2019). Hadi Mulyadi mengatakan penyandang disabilitas merupakan sumber daya manusia yang potensial dan perlu diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berkembang dan mengaktualisasikan diri dalam berbagai aspek kehidupan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tapi juga butuh dukungan semua pihak. Kita harapkan...