Langsung ke konten utama

BSC Sebagai Percontohan Atasi Banjir, Ini Kata Viktor Yuan

Penulis : Adityo Permadi- Editor : Sukrie
Samarinda,infosatu.co-Musibah banjir yang sempat menimpa kota Samarinda beberapa waktu lalu menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani serius oleh pemerintah Kota Samarinda maupun Provinsi Kaltim, agar persoalan banjir dapat diatasi.

Foto : Viktor Yuan memperlihatkan program Biopori yang akan di pasang di BSC sebagai percontohan atasi banjir
Ditemui infosatu.co di kediamannya Perumahan Bumi Sempaja City, Senin (01/07/2019) Viktor Yuan,SH,MH, Ketua DPC Partai Demokrat, yang juga bakal calon Walikota Samarinda, mengatakan  bahwa musibah banjir yang menimpa Kota Samarinda beberapa waktu lalu harusnya menjadi bahan refleksi kita bersama bahwa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Sebagai warga Samarinda saya juga harus turut menjaga kota ini agar tetap bersih,teduh, rapi,aman dan nyaman dan ini yang harus kita jaga bersama-sama karena ini sangat penting sehingga keindahan kota terlihat indah sehingga para wisatawan merasakan keindahan kota ini,”papar Viktor
Dari kejadian kemarin yang menimpa saudara suadara kita,termasuk dirinya mengalami hal yang sama, terjebak banjir, seperti yang dialami warga Perumahan Bumi Sempaja dan sekitarnya, bagaimana rasanya warga yang dilihatnya sendiri pada saat musibah banjir yang terjadi di Samarinda
“Permasalahan banjir kita tidak bisa menyalahkan siapa-siapa karena yang terpenting bagaimana kedepan di Samarinda tidak banjir lagi dan ini harus ada yang memulai. Dari musibah banjir kemarin dirinya terinspirasi setelah melihat Kota Surabaya yang sebelumnya juga banjir namun saat ini tidak ada lagi yang namanya banjir,”kata Viktor Yuan
Dengan bentuk kepeduliannya kepada Samarinda dan memiliki tanggungjwab yang besar bagaimana kota ini tidak lagi banjir. Ada langka yang bisa dilakukan dan harganya juga terjangkau dan mudah dipasang dengan cara membuat biopori yang bahannya dari pipa peralon
“Ada 1000 Biopori yang akan di pasang sebagai percontohan di Perumahan Bumi Sempaja, dan alhmadullilah warga sangat mendukung cara ini, karena ini sudah terbukti ada di salah satu daerah Jawa Timur menggunakan sepertii yang akan kami mulai, dan terbukti bisa membantu resapan air pada saat turun hujan,”beber Viktor Yuan
Selain itu, ada yang juga perlu perhatian kita semua, agar setiap pengembang perumahan harus membuat folder (penampungan air) disekitar perumahan, disamping harus melakukan inventarisasi seperti folder yang ada kita miliki,sehingga maksimal kerjanya
“Jadi harapannya Perumahan Bumi Sempaja sebagai Kampung Biopori dapat ditiru dan di contoh oleh masyarakat Kaltim dan Samarinda khususnya,”tambah Viktor.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bupati Mahulu Jadi Irup Pembukaan TMMD ke-104 Di Long Melaham

SAMARINDA -TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 tahun 2019 secara resmi dibuka secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, termasuk 4 daerah di wilayah Kodam VI/Mulawarman yaitu Kodim 0912/Kutai Barat (Kubar), Kodim 0913/ Penajam Paser Utara (PPU), Kodim 1008/ Tanjung, Kalsel (Tjg) dan Kodim 1009/ Pelaihari, Kalsel (Plh). Sedangkan untuk Pembukaan secara resmi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 Wilayah Perbatasan Tahun 2019 Kodim 0912/Kutai Barat di Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), berlangsung pada Selasa (26/2/2019), bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh SH di Lapangan SDN 006 Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun Kab. Mahakam Ulu Provinsi Kaltim. Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh SH, dalam amanatnya mengatakan “Pada prinsipnya TMMD tahun ini di percayakan kepada Kodim 0912/Kubar yang mana sebagai hubungan kerja sama antara TNI AD dan Pemerintah Daerah Kab.Mah...
SAMARINDA -Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi membuka loka karya tentang hasil survei sekolah inklusi yang digelar oleh Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kaltim. Hadi Mulyadi mengatakan Pemprov Kaltim sangat mendukung program PPDI Kaltim dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) khususnya para penyandang disabitas. "Dalam visi dan misi Kaltim Berdaulat, penyandang disabilitas ditempatkan pada misi yang pertama, yakni berdaulat dalam pembangunan SDM yang berakhlak mulia dan berdaya saing," kata Hadi Mulyadi di hadapan peserta loka karya tentang hasil survei sekolah inklusi yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (23/2/2019). Hadi Mulyadi mengatakan penyandang disabilitas merupakan sumber daya manusia yang potensial dan perlu diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berkembang dan mengaktualisasikan diri dalam berbagai aspek kehidupan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tapi juga butuh dukungan semua pihak. Kita harapkan...