Langsung ke konten utama
SAMARINDA - Diva Dancer dari SMKN 1 Samarinda dan Band bergenre Akustik Melayu, yakni Eufonia Band dari SMKN 20 Samarinda menjadi perwakilan kaum milenial kota Tepian Tingkat Sekolah Menengah Atas se-Samarinda, dalam raod show Factsheet Pucuk Cool Jam 2019. Akan diberangkatkan ke Bandung pada tanggal 9 Maret 2019 mendatang.
Factsheet Pucuk Cool Jam, merupakan even tahunan yang digelar oleh Teh Pucuk Harum, distributor minuman kemasan di Indonesia. Tahun ini, 2019, merupakan kali ke empat gelaran Pucuk Cool jam diselenggarakan.
Sebelumnya, sebanyak 300 peserta berhasil terjaring melalui digital audition. Dari audisi pertama, sebanyak 60 talenta terpilih di wilayah Jabotabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda dan makassar. Ssejak di mulainya pembukaan pendaftaran pada 12 Nopember 2018 hingga 20 Februari 2019.
Seluruh talenta anak muda yang mendaftar dalam even Pucuk Cool Jam diseleksi ketat oleh M.Adri Prakarsa selaku juri kategori Band dan Evelinn Kurniadi, juri kategori ekstrakurikuler. Alhasil, sebanyak 6 band dan ekstakurikuler dinyatakan lolos mewakili kota masing - masing  maju ke tahap final .yang akan berlangsung di panggung Pucuk Cool Jam Festifal pada 9 Maret 2019 mendatang di lapangan PPI Pussenif Bandung, Jawa Barat.
Ditemui langsung oleh infosatu.co, Senin (25/02/2019), pada saat road show Pucuk Cool Jam Festival di SMK N 1 Samarinda, jalan Pahlawan, pukul 13.00 wita. Brand Manager Teh Pucuk Harum, Yustina Amelia menerangkan bahwa even ini merupakan bentuk komitmen Teh Pucuk Harum melalui Pucuk Cool Jam Festival 2019, untuk memfasilitasi potensi, minat dan talenta anak -anak muda. Serta mendukung dan mewujudkan generasi muda yang berani tampil dinamis dan kreatif dan berprestasi." terang Yustina

Yustina menambahakan, besarnya animo kaum milenial membuat Teh Pucuk Harum terus menggelar Festival Pucuk Cool Jam setiap tahunnya.
"Respon remaja saat ini jauh lebih besar. Makannya kami, Pucuk Cool Jam, menggunakan Platfrom Digital sebagai tahap awal administrasi (pendaftaran), agar dapat merangkul lebih banyak peserta. Sehingga, juga banyak talenta -talenta baru yang terjaring dalam event ini."imbuhnya.
Dirinya menjelaskan, dipilihnya Samarinda dalam daftar roadshow Pucuk Cool Jam Festival bukan tanpa alasan. Yustina mengatakan, Samarinda juga memiliki putra putri daerah memiliki talenta yang berpotensial.
"Pucuk Cool Jam Festival sudah memulai rangkaian workshop pada tanggal 23 Februari -1 Maret 2019, bertempat dimasing -masing sekolah terpilih, sebagai finalis Pucuk Cool Jam 2019. Persiapan dan arahan yang matang, seperti konsep performance art, skill bermusik dan juga elemen penunjang live performance akan diberikan dalam workshop ini.

Teh Pucuk Harum, sebagai brand RTD Tea Faforit anak muda di Indonesia juga memberikan beasiswa dengan melibatkan SAE Indonesia, sebuah lembaga pendidikan media kreatif. Serta memberikan Reward berupa trophy, uang tunai ratusan juta rupiah,"ucapnya

Wartawan Hartono

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bupati Mahulu Jadi Irup Pembukaan TMMD ke-104 Di Long Melaham

SAMARINDA -TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 tahun 2019 secara resmi dibuka secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, termasuk 4 daerah di wilayah Kodam VI/Mulawarman yaitu Kodim 0912/Kutai Barat (Kubar), Kodim 0913/ Penajam Paser Utara (PPU), Kodim 1008/ Tanjung, Kalsel (Tjg) dan Kodim 1009/ Pelaihari, Kalsel (Plh). Sedangkan untuk Pembukaan secara resmi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 Wilayah Perbatasan Tahun 2019 Kodim 0912/Kutai Barat di Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), berlangsung pada Selasa (26/2/2019), bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh SH di Lapangan SDN 006 Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun Kab. Mahakam Ulu Provinsi Kaltim. Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh SH, dalam amanatnya mengatakan “Pada prinsipnya TMMD tahun ini di percayakan kepada Kodim 0912/Kubar yang mana sebagai hubungan kerja sama antara TNI AD dan Pemerintah Daerah Kab.Mah...
SAMARINDA -Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi membuka loka karya tentang hasil survei sekolah inklusi yang digelar oleh Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kaltim. Hadi Mulyadi mengatakan Pemprov Kaltim sangat mendukung program PPDI Kaltim dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) khususnya para penyandang disabitas. "Dalam visi dan misi Kaltim Berdaulat, penyandang disabilitas ditempatkan pada misi yang pertama, yakni berdaulat dalam pembangunan SDM yang berakhlak mulia dan berdaya saing," kata Hadi Mulyadi di hadapan peserta loka karya tentang hasil survei sekolah inklusi yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (23/2/2019). Hadi Mulyadi mengatakan penyandang disabilitas merupakan sumber daya manusia yang potensial dan perlu diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berkembang dan mengaktualisasikan diri dalam berbagai aspek kehidupan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tapi juga butuh dukungan semua pihak. Kita harapkan...