Langsung ke konten utama
SAMARINDA- Tim seleksi anggota KPU Kaltim mengumumkan 9 nama yang dinyatakan lolos sebagai  calon Anggota Komisioner KPU Kaltim,masa bakti 2019=2024, Jum'at (22/2/2019), bertempat di Aula KPU Kaltim Jl. Basuki Rahmat
Menurut Ketua Timsel KPU Kaltim, Prof Dr Susilo, kepada awak media menyebutkan bahwa dari hasil seleksi calon  Anggota Komisioner KPU Kaltim, hanya ada 9 nama yang dinyatakan lolos seleksi setelah diputuskan dalam rapat pleno Timsel , yang  awalnya ada 10 nama
" Ada beberapa alasan Timsel untuk memutuskan Anggota Komisioner KPU Kaltim, yang dinyatakan lolos dari hasil rapat pleno. Baik berkaitan tes kesehatan, Computer assisted Test (CAT) dan wawancara. Sehingga kami dari Timsel memutuskan 9 nama yang akan dikirim ke KPU RI. Nanti KPU RI, akan memutuskan dari 9 nama yang dikirim .Jadi kami tidak lagi mencampuri karena tugas Timsel sampai besok setelah menyerahkan dokumen,"ucapnya
Selain itu, kami buatkan ranking  yang nantinya akan disampaikan ke KPU RI di Jakarta besok (22/2/). Dari 9 nama yang dinyatakan lolos dengan berbagai pertimbangan baik administrasi, psikologi sampai kesehatan. Kesehatan ada kategori sehat atau tidak sehat.
"Berkenaan tes wawancara, dimana didalamnya ada materi kepemiluan, UUD, Pancasila .Tim seleksi  bekerja sesuai dengan aturan  yang diberikan kepada Timsel, sehingga apapun itu, sesuai dengan hasilnya,"ucapnya
Dari ke 9 nama yang dinyatakan lolos dan akan mengikuti tahapan berikutnya , yakni tes wawancara yang akan dilakukan oleh KPU RI. adalah sebagai berikut menurut abjad :
1. Andi Sunandar 2. Fahmi Idris 3. Iffa Rosita 4. Mukhasan Ajib 5. Ramaon Dearnov Saragih 6. Roby Maula 7. Rudiansyah 8. Suardi 9. Suwandi
Sementara Sekretaris KPU Kaltim Drs. H. Syarifuddin  Rusli,M.SI, kepada infosatu menyebutkan bahwa dari nama nama yang diumumkan hari ini nanti akan mengikuti tes wawancara yang akan di lakukan oleh KPU-RI, di Samarinda. Dua tiga hari setelah ke 9 nama dikirim ke KPU RI,
"Maka nanti langsung mengikuti ujian wawancara untuk memilih 5 anggota komisioner KPU Kaltim. Harapnya dengan munculnya 5 nama anggota komisioner KPU Kaltim bisa langsung dilantik, semakin cepat semakin baik dan kami sedikit ringan setelah ada anggota komisiner KPU Kaltim difinitif,"tegsanya

Selain itu, juga kami menyampaikan terimakasih kepada Timsel yang telah menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga dapat memilih nama-nama calon KPU masa bakti 2019-2024. Hanya jangan dibilang kami dengan Timsel ada masalah semua itu tidak benar terbukti hari ini kami biasa biasa saja,"kata H. Rusli

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bupati Mahulu Jadi Irup Pembukaan TMMD ke-104 Di Long Melaham

SAMARINDA -TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 tahun 2019 secara resmi dibuka secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, termasuk 4 daerah di wilayah Kodam VI/Mulawarman yaitu Kodim 0912/Kutai Barat (Kubar), Kodim 0913/ Penajam Paser Utara (PPU), Kodim 1008/ Tanjung, Kalsel (Tjg) dan Kodim 1009/ Pelaihari, Kalsel (Plh). Sedangkan untuk Pembukaan secara resmi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 Wilayah Perbatasan Tahun 2019 Kodim 0912/Kutai Barat di Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), berlangsung pada Selasa (26/2/2019), bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh SH di Lapangan SDN 006 Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun Kab. Mahakam Ulu Provinsi Kaltim. Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh SH, dalam amanatnya mengatakan “Pada prinsipnya TMMD tahun ini di percayakan kepada Kodim 0912/Kubar yang mana sebagai hubungan kerja sama antara TNI AD dan Pemerintah Daerah Kab.Mah...
SAMARINDA -Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi membuka loka karya tentang hasil survei sekolah inklusi yang digelar oleh Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kaltim. Hadi Mulyadi mengatakan Pemprov Kaltim sangat mendukung program PPDI Kaltim dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) khususnya para penyandang disabitas. "Dalam visi dan misi Kaltim Berdaulat, penyandang disabilitas ditempatkan pada misi yang pertama, yakni berdaulat dalam pembangunan SDM yang berakhlak mulia dan berdaya saing," kata Hadi Mulyadi di hadapan peserta loka karya tentang hasil survei sekolah inklusi yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (23/2/2019). Hadi Mulyadi mengatakan penyandang disabilitas merupakan sumber daya manusia yang potensial dan perlu diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berkembang dan mengaktualisasikan diri dalam berbagai aspek kehidupan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tapi juga butuh dukungan semua pihak. Kita harapkan...