Langsung ke konten utama

Korps Adhyaksa di Kaltim Gelar Deklarasi Zona Integritas WBK dan WBBM

Samarinda, infosatu.co– Guna meningkatkan pelayanan hukum di Kalimantan Timur (Kaltim), Korps Adhyaksa Pengadilan Tinggi Kaltim menggelar deklarasi pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di gedung Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur Jalan M.Yamin, Senin (4/3/2019).
Selain Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor, turut menghadiri acara ini diantaranya, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Negeri Kaltim Mas Hushendar, Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun, Pembina Forum Kebangsaan Kaltim HM Yos Soetomo dan Ketua Kejaksaan Tinggi Ely Shahputra.
Isran mengungkapkan, dengan terlaksananya deklarasi tersebut diharapkan aparatur sipil dan penegak hukum dapat meningkatkan kesadarannya terkait fakta integeritas yang bebas korupsi.
“Ini sebuah kesadaran dan ini sumpah, sebuah janji sebagai aparat pemeritah untuk bisa memberikan contoh bekerja yang baik untuk tidak merugikan negara,” ujar Isran Senin siang tadi.
Sementara itu Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur Sutoyo mengatakan pencanangan WBK dan WBBM akan dilakukan oleh semua elemen pejabat khususnya Korps Adhyaksa Pengadilan Tinggi Kaltim.
Sutoyo menyebutkan, saat ini 13 Pengadilan Negeri di Kaltim dan Kaltara tengah mempersiapkan hal ini.
“Semua pengadilan ini sudah mempersiapkan diri menuju WBK dan WBBM untuk segera monitoring dan evaluasi oleh Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur.” tegasnya.
Dijelaskan lebih jauh oleh Sutoyo, sejumlah program yang akan dilakukan secara bertahap menuju WBK dan WBBM meliputi pembentukan tim, disusul dengan pembuatan rencana aksi berskala prioritas. Dirinya juga berharap program ini dapat mengubah perilaku dan paradigma berpikir dalam melayani dan budaya kerja.
“Pengadilan Tinggi Kaltim sudah menerapkan pula Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau PTSP untuk masyarakat berkebutuhan khusus. Dan selama ini belum ada hakim PT di Samarinda terpeleset kasus korupsi dan suap,” ucapnya bangga.
Dari keterangan yang berhasil dihimpun Infosatu.co siang tadi, terhitung sejak awal Januari -Desember 2018, terdapat 14 pengaduan masyarakat yang masuk ke Pengadilan Tinggi Kaltim. Sedangkan di 2019 ini, baru terdapat 2 laporan baru yang diterima.
Berdasarkan data  Survei Kepuasan Masyarakat terhadap pengguna layanan Pengadilan Timur Kaltim dengan jumlah responden 77 orang instansi ini menerima predikat Sangat Memuaskan berdasarkan hasil akhir Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 88,26. (*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bupati Mahulu Jadi Irup Pembukaan TMMD ke-104 Di Long Melaham

SAMARINDA -TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 tahun 2019 secara resmi dibuka secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, termasuk 4 daerah di wilayah Kodam VI/Mulawarman yaitu Kodim 0912/Kutai Barat (Kubar), Kodim 0913/ Penajam Paser Utara (PPU), Kodim 1008/ Tanjung, Kalsel (Tjg) dan Kodim 1009/ Pelaihari, Kalsel (Plh). Sedangkan untuk Pembukaan secara resmi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 Wilayah Perbatasan Tahun 2019 Kodim 0912/Kutai Barat di Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), berlangsung pada Selasa (26/2/2019), bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh SH di Lapangan SDN 006 Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun Kab. Mahakam Ulu Provinsi Kaltim. Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh SH, dalam amanatnya mengatakan “Pada prinsipnya TMMD tahun ini di percayakan kepada Kodim 0912/Kubar yang mana sebagai hubungan kerja sama antara TNI AD dan Pemerintah Daerah Kab.Mah...
SAMARINDA -Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi membuka loka karya tentang hasil survei sekolah inklusi yang digelar oleh Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kaltim. Hadi Mulyadi mengatakan Pemprov Kaltim sangat mendukung program PPDI Kaltim dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) khususnya para penyandang disabitas. "Dalam visi dan misi Kaltim Berdaulat, penyandang disabilitas ditempatkan pada misi yang pertama, yakni berdaulat dalam pembangunan SDM yang berakhlak mulia dan berdaya saing," kata Hadi Mulyadi di hadapan peserta loka karya tentang hasil survei sekolah inklusi yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (23/2/2019). Hadi Mulyadi mengatakan penyandang disabilitas merupakan sumber daya manusia yang potensial dan perlu diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berkembang dan mengaktualisasikan diri dalam berbagai aspek kehidupan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tapi juga butuh dukungan semua pihak. Kita harapkan...